Selamat membaca tulisanku....
About Me
Aku adalah manusia biasa yang masih belajar menulis dari jalanan.
Mulai tahun 2020, aku akan buat ulasan-ulasan tentang paper ilmiah dengan bahasa santai.
Selamat membaca...
Kamis, 03 Oktober 2013
Rabu, 02 Oktober 2013
'Galau' is My Life Buku Perdana ku
'Galau' is My Life adalah buku karya perdana dari penulis iseng yang sering disapa cece. penulis bernama lengkap Nikodemus Niko ini masih menjalankan studi nya di jurusan sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial ddan Ilmu Politik, Universitas Tanjungpura, Pontianak. disamping itu, ia kini aktif di organisasi Pers Mahasiswa di Universitas nya.
untuk pemesanan buku nya, langsung saja tulis, nama lengkap (spasi) alamat lengkap (spasi) no. hp (spasi) judul buku. kemudian kirim ke email: admin@nulisbuku.com
no.hp: 089648671758
judul buku: 'Galau' is my life
untuk melihat live show buku nya klik tautan di bawah ini:
http://nulisbuku.com/books/view_book/3834/galau-is-my-life
untuk pemesanan buku nya, langsung saja tulis, nama lengkap (spasi) alamat lengkap (spasi) no. hp (spasi) judul buku. kemudian kirim ke email: admin@nulisbuku.com
contoh:
nama: nikodemus niko
alamat: jalan imam bonjol gang busri no. 568, pontianakuntuk melihat live show buku nya klik tautan di bawah ini:
http://nulisbuku.com/books/view_book/3834/galau-is-my-life
Minggu, 29 September 2013
Dia yang Terbuang
Oleh: nikodemus niko
Angin berhembus sepoi-sepoi, matahari
terasa menyengat kulit, saat aku menemani menti ku untuk mencari sebuah berita.
“kresett.....kreset...”, suara sandal yang ku pakai sahut-menyahut sepanjang
perjalanan. Tiba-tiba saja ada yang menarik perhatian kami, seorang kakek-kakek
duduk di pinggiran jalan. “Bagaimana kalau kita menulis tentang kakek itu saja,
bisa dimasukkan di tulisan humaniora”, ujarku pada Nur, mentiku. “Memang nya
boleh ke bang? Yok lah”, Nur meng-iyakan. Menoleh kiri kanan sebelum
menyeberang jalan, seakan tak ingin hentikan langkah kami. “Ternyata begini ya
bang jadi wartawan”, ungkap Nur padaku. “Yah, begini lah dek, tidak kenal
hujan, panas, siang, malam”, imbuh ku.
“Selamat siang pak, kami dari mimbar
untan, kebetulan kami ikut kegiatan pelatihan, dan kami turun ke lapangan untuk
mencari berita”, kata ku membuka pembicaraan kepada kakek tua berjanggut putih,
dengan pakaian lusuh, yang belum kami ketahui nama nya. “Iya,iya”, kakek itu
seolah belum mengerti saja. Aku sembari duduk di sisi keranjang yang berisi
perkakas, didepan kami terdapat sepeda tua yang bergantungan ban sepeda bekas.
Sebut saja nama kakek itu pak jojon. Ia
adalah seorang perantau asal pulau sumatera, yang kini berumur 75 tahun. Di
kota Pontianak pak jojon tinggal di rumah indekos. Selama bertahun-tahun ia
menjalani kerasnya hidup sendirian di kota Pontianak, tanpa siapapun. Dengan
bekerja sebagai tukang tambal ban sepeda dan sepeda motor di Jalan daya
nasional komplek untan, tepat nya di samping masjid muhtadin. “Yang saya
pikirkan sekarang hanya bagaimana menyambung nyawa, dan tinggal nunggu ajal
saja”, ungkap nya dengan nada jelas.
Pak jojon adalah korban kekerasan dalam rumah tangga, ia tidak pernah berpikir untuk bisa berada di kota Khatulistiwa
ini. Namun, keadaan yang memaksa nya untuk menghadapi pahitnya hidup. “Saya ini
pelarian, bukan pelarian karena masalah hukum, tapi masalah rumah tangga”,
ujarnya. Saat di minta keterangan lebih lanjut mengenai permasalahan nya, pak
jojon tidak mau bicara apapun, ia seolah takut. Takut dengan keadaan, takut
dengan situasi yang seakan-akan dapat memangsanya kapan saja. “Anak saya
seorang pejabat di sumatera sana dek, saya tidak mau diri saya di publikasikan.
Pernah dari tv-one datang pada saya, tapi saya tidak mau. Kalau gambar saya di
tampilkan di tv, bisa pecah kepala anak saya di tembak dek”, ungkap pak jojon
dengan menggebu-gebu, sembari ia mengacungkan telunjuk tangan kanan nya ke arah
kepala nya. Kami mencoba untuk bertanya tentang diri nya lebih mendalam, namun
ia kekeh tidak mau dirinya di publikasikan. Hingga akhirnya kami beranjak
pergi.
indoboclub.com
Anda ingin sukses tanpa modal tanpa usaha! Kami punya solusinya..
3 langkah sukses IndoBoClub
#1: Lakukan pendaftaran dan verifikasi akun via SMS*
dan ASE akan mencarikan anda 5 downline
#2: Optional: Iklankan URL anda melalui Facebook, Twitter, Email, dll
dan dapatkan bonus referral hingga 10 level
#3: Duduk manis dan nikmati dollar mengalir tiap hari
*Untuk internasional hubungi: +6285368612630 (SMS)
System referral 10 Level
IndoBoClub adalah media promo bisnis online, dana yang kami dapatkan digunakan
untuk biaya managemen dan penghargaan terhadap member yang bergabung di IndoBoClub.
Setiap member yang mensponsori member baru akan mendapatkan bonus referral $0.01.
untuk biaya managemen dan penghargaan terhadap member yang bergabung di IndoBoClub.
Setiap member yang mensponsori member baru akan mendapatkan bonus referral $0.01.
Bonus IndoBoClub benar-benar dibayar!
Minimal withdrawal $0.02 dan diproses dalam waktu 3 detik
join di sini:
https://indoboclub.com/?ref=nikodemus%20niko
Jumat, 06 September 2013
Affirmative Action, Keberpihakan Atau Pemenuhan Kuota?
Oleh: Nikodemus Niko
Mahasiswa Sosiologi, Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjungpura
Tidak lama lagi pemilihan umum tahun
2014 akan di gelar di seluruh wilayah nusantara. Ruas jalan kini kerap dijumpai
foto wajah-wajah baru para Caleg, baik tingkat daerah maupun tingkat pusat. Dari masa ke
masa keberpihakan partai politik kepada perempuan terus diuji. Pemerintah dan
DPR telah mengeluarkan aturan tentang kuota 30% perempuan dalam partai politik
untuk terlibat aktif baik di kepengrusan partai maupun sebagai anggota
legislatif. Bahkan semakin dikuatkan dengan aturan KPU dimana kuota 30% keterwakilan
perempuan dalam kepengurusan partai dijadikan prasyarat bagi partai politik
sebagai peserta pemilu dan juga mengharuskan partai memenuhi kuota 30% dalam
daftar calon legislatif.
Aturan ini membuat partai politik
kelimpungan, gelisah dan galau. Partai-partai mendapat kesulitan untuk
menjaring kaum perempuan yang mau untuk terlibat dikepengurusan dan calon
anggota legislatif partai. Kebijakan ini mendapat hambatan yang besar terutama
didaerah-daerah yang secara sosial dan budaya masih membatasi peran aktif
perempuan diranah publik yang berujung pada rendahnya dukungan pada kaum
perempuan yang secara strategis hal ini tidak menguntungkan bagi partai
politik. Sehingga dalam memenuhi kuota 30% terkesan dipaksakan dan asal comot
yang terpenting partai tidak menyalahi aturan. Dalam perekrutannya partai
mengesampingkan kualitas dan kapasitas. Calon legislatif yang diajukan ini
secara politik lemah dari segi dukungan, kapasitas dan kualitas sehingga mereka
dengan sendirinya akan tersingkir dalam persaingan yang begitu ketat.
Keterlibatan dan peran aktif kaum
perempuan diranah publik diharapkan mampu memberi warna dan sentuhan yang
berbeda sehingga kebijakan yang dihasilkan memiliki keberpihakan pada kaum
perempuan. Dalam sektor yang lebih luas ada hal-hal yang belum atau mungkin
tidak terfikirkan jika otoritas pembuat kebijakan hanya dipegang kaum lelaki.
Sisi positif ini tentunya akan mampu dilakukan jika kaum perempuan itu punya
kapasitas dan kualitas yang memadai serta mendapat dukungan dari masyarakat
baik secara sosial maupun kultural.
Sejarah perkembangan peradaban dan
umat manusia ke masa depan, dalam banyak hal akan sangat dipengaruhi oleh
dimensi peran politik perempuan. Dimensi itu yang menentukan kualitas
regeneratif insaniah bangsa ini. Langkah yang perlu dilakukan adalah mendidik
dan meningkat kualitas dan kapasitas kaum perempuan itu sendiri. Serta memberikan
kesempatan yang sama pada kaum perempuan untuk ikut terlibat dalam kegiatan
partai serta melakukan pembinaan dan proses kaderisasi yang berkelanjutan.
Selasa, 27 Agustus 2013
Essay Competition Ecsotic 2013
Deskripsi Kegiatan:
Kedaulatan
pangan menjadi salah satu isu krusial bangsa Indonesia pada saat ini. Untuk
itu, ECSOTIC 2013 mengajak seluruh mahasiswa se-Indonesia untuk berpartisipasi
dalam membuat karya tulis mengenai kedaulatan pangan. Lomba esai ini bertujuan
untuk mengasah kepekaan mahasiswa khususnya kepada masalah pangan yang ada
disekitar mereka, serta mengajak mereka turut serta mencari solusi terbaik
untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang sehat dan sejahtera. Essay yang
mereka kirimkan nantinya akan dinilai oleh akademisi-akademisi yang telah
berpengalaman pada bidangnya untuk kemudian dipilih menjadi 20peserta terbaik
dari seluruh peserta yang telah mengirimkan essay. 20 Peserta terbaik nantinya
akan mendapatkan apresiasi dari ECSOTIC 2013 dengan diundang sebagai “National
Delegates” pada rangkaian acara ecsotic tanggal 4-7 Oktober 2013. Pserta
akan mendapatkan metoring dari para akademisi mengenai karya essay mereka.
Sehingga nantinya output yang dihasilkan dari lomba esai ini diharapkan menjadi
output unggulan yang dapat mengembangkan dirinya sendiri maupun lingkungan
sekitarnya seusai mengikuti rangkaian acara ECSOTIC 2013.
Penyelenggara: Divisi Kastrat BEM FEB Universitas Brawijaya
Tema Kegiatan:
“Mewujudkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Sehat
dan Sejahtera”
Ketentuan Peserta:
Peserta adalah individu yang masih
berstatus mahasiswa aktif program (S-1) dari Perguruan Tinggi yang ada di
Indonesia
Ketentuan Essay:
- Peserta yang melanggar ketentuan akan didiskualifikasi oleh panitia
- Essay yang dikirimkan merupakan hasil karya orisinil yang belum pernah dipublikasikan
- Essay yang dikirim sesuai dengan topik yang telah diberikan panitia
- Essay yang dikirim tidak mengandung unsur pornografi maupun SARA
- Essay yang dikirim menjadi hak milik panitia dan dapat digunakan untuk kepentingan non komersial.
- Naskah disimpan dalam bentuk file *.doc atau *.docx
Ketentuan Penulisan:
- Essay ditulis dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EYD, dengan batas minimal 1500 dan maksimal 2500 kata
- Ukuran kertas : A4; Margin masing-masing 3 cm
- Font: Times New Roman; Ukuran : 12pt; Line spacing : 1,5; Alignment : Justify (rata kanan-kiri)
Registrasi dan Pengumpulan Karya:
- Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di ecsotic2013.tumblr.com
- Peserta mengirimkan essay dan persyaratan lomba yang mencakup : Formulir Pendaftaran, Essay, dan Scan KTM
- Pada alamat email ecsoticfebub@yahoo.com selanjutnya melakukan konfirmasi kepada cp Izza / 085755277074
- Essay dikirim dengan subjek email ECSOTIC2013_ESSAY_NAMA_UNIVERSITAS ASAL
- File essay dikirim dengan nama ESSAY_NAMA_UNIVERSITAS ASAL
- Formulir dikirim dengan nama FORMULIR_ESSAY_NAMA_UNIVERSITAS ASAL
- Scan KTM dikirim dengan nama format KTM_ESSAY_NAMA_UNIVERSITAS ASAL
- Akan dicari 20 terbaik nasional untuk selanjutnya mengikuti rangkaian acara ECSOTIC 2013 pada tangal 4-7 Oktober 2013 di Universitas Brawijaya. Peserta yang lolos 20 besar membayar biaya akomodasi yang akan diinformasikan saat pengumuman 20 besar.
- Batas akhir pengumpulan essay pada tanggal 8 September 2013
- 20 besar nasional berikut waiting list akan diumumkan pada tanggal 21 September 2013 di website ECSOTIC 2013/dihubungi oleh panitia.
Hadiah dan Penghargaan:
1st Winner: Rp. 2.000.000,- + Sertifikat + Tropi + Merchandise
Runner Up: Rp. 1.500.000,- + Sertifikat + Tropi + Merchandise
Informasi:
Jawwad - 085736045555
Izza - 085755277074
Facebook: ECSOTIC FEB UB
Twitter: @ecsoticfebub
Website: ecsotic2013.tumblr.com
Jumat, 23 Agustus 2013
“Abil yang Malang”
![]() | |
| Kerumunan Warga saat proses pencarian jasad Abil (Nico/Miun) |
![]() |
| Tim BASARNAS, saat pencarian jasad Abil (Nico/Miun) |
Abil, begitu orang-orang memanggilnya. Anak perempuan
berusia 7 tahun ini sedang asik bermain di tepi sungai kapuas (22/8). Hingga akhir
nya anak yang masih duduk di kelas dua SD ini tertarik untuk mandi. Sebelum
mandi di sungai dia terlebih dahulu meminta ijin orang tuanya. Pada jam 4 sore,
warga heboh karena abil yang jarang kelihatan mandi di sungai itu dikabarkan
tenggelam. Menurut warga setempat abil memang tidak dibolehkan orang tuanya mandi
di sungai. “Die memang tak di boleh kan emak’e mandi sungai, tapi tibe-tibe
hari ini die di suruh emak nye pula mandi di sungai”, ujar salah seorang warga Jalan
Adi Sucipto, Gang M.Nuh, Pontianak Selatan. Tim BASARNAS dan Tim gabungan
Polisi serta dibantu oleh warga setempat, berusaha keras untuk menemukan jasad
Abil. Namun, hingga pukul 19.00 malam, belum ada tanda-tanda mayat ditemukan.
Akaraya (orangtua Abil), hanya menangis dan tidak dapat memberikan keterangan
apa-apa.
Langganan:
Postingan (Atom)



